Ads 468x60px

Monday, 28 January 2013

Kepadamu, Sang Pencerah Hati

Buat kamu FS yang kabarnya sekarang sedang daftar AU. Aku yakin kamu marah kalau tahu aku menulis semua ini. Apalagi kamu juga sudah jauh melupakan semuanya bukan ketika aku menghubungi teman-temannmu agar kita bisa sekedar berkomunikasi lagi ?? Aku sadar aku salah bersikap begitu. Namun aku rasa itu bukan karena aku tidak berfikir dewasa, itu lebih kepada rasa ini ! Rasa yang ku berikan padamu terlalu kuat "F". Rasa atas hubungan yang sebenarnya sudah berlalu 2tahun lalu.. Tapi "F", bukankah kamu tahu jika aku sudah mencintai orang lain, aku hanya akan tertuju pada satu orang itu ? Maafkan aku yang masih menyimpan semua rasa dan harapan ini. 
Maafkan aku yang seolah terus mengganggu hidupmu. Maafkan aku yang masih belum ikhlas menerima semua keadaan kita. Maafkan aku atas rasa yang terlalu dalam ini yang mungkin nantinya akan menyakiti pasangan barumu.. Aku sangat bangga menjadi yang pertama untukmu. Tetapi aku lebih bangga dan bahagia jika dapat menjadi yang terakhir pula untukmu. Karena aku yakin, setelah yang pertama masih ada yang kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Tetapi jika sudah yang terakhir, yaudah sudah berhenti cukup di terakhir.. 

Kamu serba yang pertama untukku "F" dan aku juga orang pertama yang hadir di hidupmu. Kamu orang pertama yang percayakan hati kamu buat aku. Orang pertama yang merangkai mimpi dan harapan bersama atas hubungan kita. Orang pertama yang nonton dan jalan bareng sama aku. Orang pertama yang genggam tangan aku. Orang pertama yang meluk aku dan orang pertama yang membuat diriku berani untuk mendekatkan bibirku padamu. Jujur hingga detik ini aku masih belum menerima semuanya karena alasan kita pisah masih belum logis. Apakah fisikku seburuk itu di mata ibu kamu ?? Apakah aku terlalu hina untukmu hingga ibumu meminta kita berpisah ?? Wallahualam, hanya kamu dan Allah yang tahu cerita sebenarnya di balik perpisahan kita.

"F", maafkan aku yang masih belum berpindah dari posisiku sekarang. Ini bukan bicara tentang posisi ternyamanku saat ini dengan sikapku yang kamu fikir belum dewasa. Tetapi, aku hanya belum menemukan sosok yang tepat untuk merapikan ruangan di setiap sudut hatiku yang sudah hancur berantakan oleh kamu. Oleh hubungan kita 2 tahun lalu. Oleh semua harapan dan mimpi kita yang kini sudah kamu lupakan. Oleh semua cinta dan sayang yang pernah kamu curahkan sepenuhnya kepadaku. Kepada kamu "F", Sang Pencerah Hatiku. Hingga detik ini dan sampai kapanpun, rasa ini tetap untukmu. Dengan atau tanpa aku memilikimu, semua rasa ini tetap kamu pemenangnya. Aku hanya berdoa supaya suatu saat nanti Allah memberikan kita kesempatan untuk bersama lagi seperti 2 tahun lalu. Kalaupun kamu bukan tulang rusukku, ku harap kamu bisa bahagia dengan tulang rusukmu kelak tanpa sedikitpun melupakan semua tentang kita.

 Satu hal yang perlu kamu ketahui, aku begini karena aku terlalu setia dengan 1 orang. Move on dari kamu saja lama sekali ! Apalagi move on dari almh ibuku ??? Entah apapun yang kamu rasakan dan fikirkan nantinya terhadapaku, tapi setidaknya aku bisa mengungkapkan semua ini. Walau dalam, Tulisan !!



2 comments:

Share On: