Untukmu hartaku
satu-satunya di dunia ini :)
Ayah, apa kabar ayah
sekarang dirumah ?? Semoga baik-baik saja ya yah :) Semoga kaki ayah cepat
sembuh dan demamnya ga kambuh lagi ^_^
Ayah,
maafin aku atas rasa tidak percaya ini ya. Maafin aku atas sifat su'udzon aku..
Maafin aku udah salah paham sama ayah... Ayah, tahukah ayah bahwa sejak
ayah mulai jarang hubungin aku, aku jadi negative thinking sama ayah.. Aku
merasa ayah sudah ga peduli sama aku.. Aku merasa ayah jahat karena
suliiiiiiiiiiiiiit sekali di hubungi.. Tapi ternyata semua dugaan buruk
aku SALAH besar !!
Ayah
mulai sulit di hubungin dan jarang hubungin aku karena ayah sedang sakit !!
Karena ayah sedang demam tinggi. Karena ayah sedang berusaha kuat menahan semua
sakit ayah sendirian ! Tanpa Aku... Dan tanpa ibu tentunya !!
Ayah,
tolong maafin atas rasa hati yang nista ini.. Aku menyesal sudah menjadi
cuek sama ayah gara-gara ayah sulit sekali dihubungi ! Aku menyesal udah acuhin
telepon & sms ayah yang aku kira bahwa ayah hanya kadang-kadang saja ingat
sama akunya.. Ayah.. Ayah adalah sosok terhebat dalam hidup aku selain
ibu.. Ayah harta aku satu-satunya yang masih ada di dunia ini..
Kalau
saja aku ga membuat kesalahan saat dirumah yang menyakiti hati ayah, mungkin
sampai detik ini aku masih su'udzon sama ayah.. Masih anggap ayah ga peduli
sama aku.. Mungkin emosi ayah kali ini ada baiknya.. Karena dengan begitu ayah
bisa mengungkapkan semua kejadian yang sebenarnya tanpa harus aku paksa bibir
ayah untuk bercerita..
Ayah,
tahukah bahwa ayah itu luar biasa ?? Alasan terkuat ayah untuk lebih memilih
diam dan menjauhiku ketika sedang sakit hanyalah demi kepentinganku ! Semua itu
ayah lakukan agar fikiranku tetap fokus dengan kuliah ini. Agar fikiranku tak
terganggu oleh jutaan keluhan tentang sakit yang kau derita. Agar aku bisa
tetap nyaman disini tanpa perlu menghawatirkan kondisi ayah.
Ayah,
mulai saat ini insya Allah aku ga akan negative thinking lagi sama ayah.. Aku
akan terus pantau ayah walau dari jauh.. Tetapi 1 hal yah, tolong jujur dengan
keadaan ayah. Mudah-mudahan aku bisa lebih dewasa menyikapi semua keadaan buruk
itu dan satu hal !! Aku tak ingin jika ayah terlalu dering diam atas sakit yang
ayah derita walaupun hanya sekedar demam, ayah menjadi ikut pergi
meninggalkanku ! Seperti yang kini terjadi pada ibu yah.. Sudah cukup Allah
mengambil ibu, tolong jangan ayah.. Hanya ayah satu-satunya hartaku yang
berharga.. Tetap kuat jalani hidup ini ya yah.. Tolong terus dampingi aku
hingga dunia ini berakhir :)
Love you so much yah
^_^
0 comments:
Post a Comment