Mimpi.
Setiap orang pasti punya mimpi.
Bermimpi adalah suatu hal yang
sangat menyenangkan.
Bermimpi juga merupakan bagian dari
doa yang suatu saat bisa terlaksana.
Lagipula, bermimpi itu adalah hal
yang wajar dan gratis bukan ?
Pada kesempatan ini, aku akan
mengungkapkan semua impianku.
Impian yang justru baru tumbuh kuat
beberapa tahun terakhir ini.
Aku yakin, suatu saat mimpiku ini
akan tercapai.
Itupun jika Allah mengizinkan.
Karena aku percaya, tak ada daya dan
upaya jika Allah tidak mengizinkan.
Berikut list mimpi-mimpiku :
1.
To be an Entrepreneur
Saat
ini aku memang masih kuliah tapi Insya Allah tahun ini aku wisuda, doain ya
semua. Aamiin aamiin aamiin ya rabbal alaamiin. Tapi sejak Juli 2012 aku sudah
memulai usaha bisnis online. Usaha ini aku berawal dari diriku yang saat itu
ingin belanja tapi males untuk ke mall. Maklum, jarak dari kosanku dengan Mall
cukup jauh. Saat melihat harga murah yang nampaknya si penjual adalah supplier
pertama, temanku tanpa sengaja berucap, "Murah banget ya di online shop
ini. Model sama tapi jauh lebih murah. Berarti yang jual dengan harga mahal,
untungnya banyak juga ya". Ucapan temanku saat itu tiba-tiba memunculkan
hasrat dari diriku untuk menjual barang-barang tersebut. Tapi masalah pertama
muncul, saat itu aku sangat tidak paham bagaimana cara menentukan harga jual.
Hingga akhirnya aku bertanya kepada temanku sewaktu SMA yang kebetulan kuliah
di jurusan Manajemen. Dia pun akhirnya memberitahu aku bagaimana cara menaikkan
harga dan memromosikan barang jualanku. Satu masalah pun selesai. Masalah kedua
adalah aku tidak berani menyetok barang, apalagi aku masih kuliah. Pikiranku
saat itu, "kalau tidak habis bagaimana ? waktu buat ngirim gimana ?
dll". Hingga akhirnya setelah aku menjelajah dengan Eyang Google, masalah
keduapun selesai. Akhirnya aku pun mulai berjualan online. Tanpa kuduga,
ternyata penghasilanku dari berjualan online cukup banyak hingga aku akhirnya
mengganti rekening yang bisa mengakses internet banking dan banyak yang menggunakannya.
Saking asyiknya berjualan, aku yang royal pun senang sekali membelikan Ibu dan
Ayahku hadiah. Awalnya Ayah tidak tahu kalau aku berjualan. Hingga akhirnya
ketika Ibu meninggal, aku pun berterus terang kepada Ayah. Ayah bingung
darimana aku mendapatkan uang untuk membelikan Ibu baju Lebaran. Ayah pun
akhirnya mengizinkanku untuk berjualan namun tetap memintaku untuk tetap fokus
belajar. Banyak sekali lika-liku dalam usahaku ini. Tertipu puluhan juta pun
pernah. Tapi sudahlah, aku ingin membuka lembaran baru.
Sejak
aku berjualan online, aku tidak pernah meminta uang jajan ke Ayah. Kecuali jika
orderan benar-benar tidak ada dan aku tidak ada uang sama sekali. Tapi
setidaknya Alhamdulillah aku bisa menghidupi diriku disini (rantau) dengan
uangku sendiri. Uang buat makan, buat beli ini itu dan semua kebutuhanku disini
adalah uang sendiri. Bahkan pernah beberapa kali ketika Ayah sedang tidak
kerjaan, Ayah minta uang kepadaku. Alhamdulillah kalau aku sedang ada lebih,
aku pasti juga memberikan Ayah. Kalau aku lagi ada rezeki banyak, aku sering
membelikan Ayah sesuatu. Dari kecil, kalau aku punya uang (dulu uang jajan yang
ditabung) aku pasti memberikan Ibu dan Ayah hadiah. Makanya kalau sekarang aku
sudah punya uang sendiri, aku tak pernah ragu untuk membelikan Ayah hadiah
(karena Ibu sudah tidak ada).
Berjualan
itu sangat fluktuatif untungnya. Kadang ada, kadang jarang dan kadang tidak ada
sama sekali. Tapi aku tetap bersyukur atas rezeki yang Allah berikan. Bahkan
rekanku sampai bilang bahwa sebenarnya bakatku adalah berdagang. Hahahahhaha
aamiin aamiin aamiin. Nah, sekarang aku sudah mulai kirim barang sendiri. Jadi
kalau ada yang pesan dan sudah transfer, aku langsung memesan barangnya ke
distributorku dan ketika barang sampai di rumah, Ayahku langsung mengirimkan
barang itu. Alhamdulillah sekarang juga sudah pakai stiker pengiriman sendiri
:D Aku bersyukur sekali dengan kondisiku yang sekarang. Sudah sekitar 3 bulan
terakhir, pemasukanku justru lebih banyak dari jualan yang sekarang ini.
Walaupun customer harus menunggu barang dikirim 3 hari setelah transfer,
Alhamdulillah mereka mau mengerti. Jualanku dengan sistem dropship (seperti
awal mula berjualan) sudah hampir sebulan ini sepi pembeli. Mungkin aku memang
sudah harus mulai mengirim barang sendiri atau mungkin mencari barang jualan
lain yang setidaknya bisa laku di pasaran. Tapi beginilah aku, selalu memutar
otak jika orderan sepi. Ya mau gimana. Sejak Ibu meninggal, keuangan Ayah buruk
sekali tapi dengan aku berjualan, setidaknya aku bisa sedikit meringankan beban
keuangan Ayah.
-
Jualanku pertama yang sedang sepi sekarang adalah jual binder custom. Ada
binder, tas laptop, dompet, HPO dan sebagainya yang semua bisa custom. Ketika
berjualan ini, aku bermimpi bahwa suatu saat aku ingin membuat percetakan
sendiri. Aku pun sudah mulai giat mencari tahu harga mesin cetak dan semua
kebutuhanku nantinya jika akhirnya aku membuat percetakan binder custom
sendiri. Dengan membuka percetakan binder custom sendiri maka barang yang aku
jual akan lebih murah, bukan ? Selain itu, aku bisa memperkerjakan tetanggaku
untuk membantuku di dunia percetakan binder custom ini. Aku pun yang menyukai
desain walaupun amatir, bisa mengekspresikan imajinasiku untuk mendesain binder
custom ku nanti, ya semacam membuat katalog sendiri ala diriku. Semoga kalau
percetakan ini berjalan lancar, aku ingin memperluas usahaku dengan mencetak
beragam barang yang custom alias bebas desain sendiri. Barang tersebut antara
lain, kaos, mug, pin, bantal, jam, puzzle, lampu tidur, dan barang lain yang
bebas request desain. Sehingga nantinya aku bisa memiliki banyak reseller dan
toko sendiri agar customer juga bisa memesan barang secara langsung.
-
Jualanku kedua yang sedang sepi sekarang adalah jual sweater rajutan. Saat ini
banyak sekali penggila sweater yang menginginkan sweater murah tapi bahannya
bagus. Sebenarnya bahan sweater yang ku jual sekarang ini not bad, apalagi
dengan harga yang sangat murah. Tapi aku ingin suatu saat, aku bisa membuat
konveksi sendiri. Selain aku bisa mengecek kualitasnya, aku juga bisa membuat
desain yang cocok untuk remaja-remaja. Tentunya dengan harga jual yang murah
juga. Sehingga nantinya aku bisa memiliki banyak reseller yang bisa melebarkan
sayap usahaku dan toko sendiri agar customer juga bisa membeli barang secara
langsung.
Itulah
rencana usahaku nanti jika ada rezeki dan Allah menunjukkan jalannya.
Nah,
usahaku yang sekarang sedang Alhamdulillah adalah berjualan beauty care.
Lagi-lagi menjual ini berdasarkan diriku yang memang ingin merawat diri dan
kebetulan aku mendapatkan supplier yang menjual barang dengan murah dan
tentunya berkulitas. Awalnya aku mencobanya untuk diriku sendiri. Hingga ketika
aku cocok, aku pun mulai menjualnya juga. Yang namanya perempuang pasti ingin
merawat diri. Itulah hal yang membuat usahaku kini mulai bergerak maju.
Walaupun customer harus menunggu pengiriman barang tapi Alhamdulillah orderan
lancar. Alhamdulillah banyak customer yang cocok dan akhirnya repeat order.
Walaupun tidak setiap hari ada orderan tapi aku tetap Alhamdulillah dengan
hasilnya kini. Jika aku lulus kuliah, aku ingin mulai menyetok barang sendiri
walaupun tidak banyak-banyak agar customer tidak lagi harus menunggu waktu
pengiriman yang terhitung 3 hari setelah transfer.
Selain
usaha dengan barang-barang seperti yang telah aku uraikan diatas, aku juga
ingin suatu saat aku bisa membuat kos-kosan yang banyak disini, di area
kampusku. Aku melihat banyak peluang jika aku membuka usaha disini. Selain
usaha kos-kosan, aku ingin membuat toko semua daganganku dan membuat rumah
makan disini. Disini kan penuh mahasiswa/i jadi Insya Allah nantinya akan
menjadi peluang besar untuk usahaku ini. Lagipula aku juga sangat suka memasak,
jadi aku bisa membuat resep-resep unik di rumah makanku nanti. Entah kenapa
sejak keuangan Ayah menurun, aku ingin sekali menjadi seorang pengusaha. Aku
nanti bisa memperkerjakan tetanggaku dan saudara-saudaraku yang belum bekerja.
2.
To be a Writer
Ya,
aku sangat suka menulis. Seperti halnya sekarang ini, aku senang sekali
menulis. Aku ingin suatu saat aku bisa membuat buku karanganku sendiri yang
mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk orang banyak. Awalanya aku sangat
menyukai puisi dan Ibu mulai melihat bakatku itu ketika aku kelas 3 SD dan aku
membuatku Ibuku sebuah puisi cinta di Hari Ibu. Sejak itu, aku aktif menulis
puisi dan bahkan aku kumpulkan dalam satu buku. Walaupun kini, bukunya sudah
tidak tahu kemana. Padahal dulu, setiap 17-an, anak-anak di sekitarku
seringkali membacakan tulisanku di panggung hiburan.
3.
To be a Singer
Nyanyiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii,
suka banget nyanyi. Dari kecil, aku memang sering mewakili sekolahku untuk
lomba menyanyi. Walaupun kadang kalah karena aku cadel "R". Katanya
sih, artikulasiku jelek kalau aku cadel -_- Alhamdulillah juga, pendengar
suaraku di soundcloud sudah ribuan dan aku bersyukur sekali akan hal itu.
4.
To be an Actress
Hahahahah
sejak kelas 2 SMP, aku sangat senang difoto dan menyukai kontes-kontes
pemilihan model. Walaupun belum pernah menang :D Mungkin karena aku tidak
tinggi. Tapi sampai sekarang, aku pengen banget jadi artis loh :D Lagipula
wajahku ga jelek-jelek banget ko. Warna kulitku juga bersih. Ya kalau memang
rezeki pasti ada jalannya ko ^_^
Yaaaaaaaaaaaap
itulah beberapa mimpiku. Bismillah, mudah-mudahan suatu saat nanti semua mimpi
tersebut dapat terwujudkan. Aamiin aamiin aamiin ya rabbal alaamiin. Doain ya
semuanya ^_^
Tapi dibalik mimpi-mimpiku itu, Ayah tetap ingin aku menjadi PNS. Wallahu alam deh. Rezeki udah Allah yang atur. Kalaupun akhirnya aku bisa mewujudkan mimpiku diatas walau tidak bisa menjadi PNS, itu pasti sudah ketentuan dari Allah. Syukuri saja semua yang sudah Allah gariskan. Kalau memang rezekinya jadi PNS, aamiin aamiin aamiin ya Allah ^_^
Tapi dibalik mimpi-mimpiku itu, Ayah tetap ingin aku menjadi PNS. Wallahu alam deh. Rezeki udah Allah yang atur. Kalaupun akhirnya aku bisa mewujudkan mimpiku diatas walau tidak bisa menjadi PNS, itu pasti sudah ketentuan dari Allah. Syukuri saja semua yang sudah Allah gariskan. Kalau memang rezekinya jadi PNS, aamiin aamiin aamiin ya Allah ^_^