Ads 468x60px

Thursday, 27 August 2015

This's My Dreams. Bismillah Ya Allah ^_^

Bismillah Ya Allah.
Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah tak henti-hentinya ku tujukan kepada Allah. Usahaku yang mulai ku rintis kembali, Alhamdulillah semakin lancar. Apalagi sejak aku menitipkan uangku alias menabungkan uangku ke kakak sepupuku. Jujur, awalnya aku ragu alias tak enak hati saat ingin menabung di sepupuku. Tapi akhirnya aku berfikir, "kalau tidak ditabung bagaimana aku terus survive ? Bagaimana aku bisa bayar kuliah ? Bagaimana bisa aku bayar kosan ? Bagaimana aku bisa nabung untuk memperlebar sayap bisnis ini ? Bagaimana bisa aku beli Gadget baru ? Karena gadget sekarang sudah terlalu berat akibat banyaknya aplikasi untuk jualan". Ya akhirnya aku beranikan diri untuk bicara tentang rencanaku dan Alhamdulillah dia justru mendukung.
Ya sudah sekitar 2 bulan ini aku menabung di sepupuku. Setiap ada uang lebih hasil jualan, aku langsung menyetorkannya ke sepupuku. Walaupun terkadang di dompetku kosong dan di rekeningku cuma Rp.50.000,- tapi tak mengapa. Yang penting aku masih ada tabungan di sepupuku. Awalnya Ayahku tak tahu kalau aku memiliki tabungan. Kakak sepupuku juga aku minta untuk tidak memberitahu Ayahku. Tapi karena terlalu seringnya aku memberikan uang kepada Ayahku, dia pun mulai curiga. Bahkan dia sampai menegaskan darimana uang yang aku dapat. Ya akhirnya aku mengakui bahwa selama 2 bulan ini, aku menabung di sepupuku.
Keuangan Ayah benar-benar parah. Bahkan cicilan bulanan ke Bank (baca cerita sebelumnya) yang hanya 1 juta, dia tak bisa membayarnya dan akhirnya aku yang membayar dari uang tabunganku itu. Padahal tujuan awal aku menabung adalah untuk membeli gadget baru supaya gadgetku yang sekarang ga lelet lelet banget. Tapi akhirnya uang tabunganku terpakai untuk Ayah, untuk bayar kuliah dan untuk uang kosan. Tabunganku yang awalnya sudah lebih dari cukup untuk membeli gadget baru dan untuk modal, akhirnya berkurang. Ya tapi mau bagaimana lagi ? Yang penting beban Ayah sedikit berkurang.
Oh iya, mulai 3 Agustus 2015 aku memberlakukan program baru di OS aku yaitu program Infaq. Jadi setiap item yang customer beli maka sama dengan telah menyumbang Infaq sebesar Rp.1.000,-. Alhamdulillah orderan setiap minggunya bisa mencapai 50 item. Mungkin buat OS lain yang sudah besar, orderan segitu masih sedikit. Tapi buat saya yang harus survive sendiri, itu hal yang luar biasa. Betapa bersyukurnya saya saat orderan semakin laris. Dengan begitu, uang tabungan saya semakin banyak bukan ? Lalu apa saya hanya ingin OS yang begini saja ? Tentu saja tidak. Saya ingin melebarkan sayap bisnis ini. Banyak dafatr next OS yang ingin saya bangun. Saya yakin, kalau saya tidak terlalu banyak mengambil untung, terus berusaha, terus mencuci uang saya dengan menyedekahkannya, terus bersyukur dan terus berdoa tak ada yang tak mungkin di dunia ini.
Kalau teman-teman kuliah saya tak percaya melihat keadaan saya, saya pun tak percaya. Saya tak percaya bahwa saya bisa survive sendiri selama 3 tahun ini. Mungkin mereka melihat saya yang sangat royal dalam urusan makan, yang mungkin mereka melihat saya orang yang serba ada. Ya Alhamdulillah ada. Ada saja rezeki yang datang. Saya akui bahwa saya memang sangat royal dalam urusan makan tapi untuk shopping dan buang-buang uang lainyya ?? No !! Saya akan shopping jika memang ada sesuatu yang sangat ingin saya miliki. Itu pun saya berfikir, apakah penting untuk dibeli ? Apakah uangnya cukup ? Dan lain sebagainya.

Oke, baiklah OS yang sekarang saya bangun adalah menjual beragam kebutuhan wanita (beauty care) dan parfum. Tapi next, inilah list usaha yang akan bangun juga. Bismillah Ya Allah, semoga Allah mengizinkan saya untuk mendirikan usaha ini dan melebarkan sayap bisnis ini.

* Store via Instagram (Stock sendiri biar bisa langsung kirim)
1. @LFS (kepanjangannya sengaja dirahasiakan ya) : Khusus binder etc custom, seperti jualan saya yang sebelumnya (sekarang sedang tak aktif). Insha Allah ini akan saya rintis pada tahun 2017. Soalnya saya harus beli mesin pencetaknya atau mencari tim pencetaknya dulu.
2. @LFS_beauty : Ini OS yang sekarang saya bangun. Masih digabung dengan parfum. Tapi Insha Allah akhir tahun 2015 atau awal tahun 2016, akan dikhususkan untuk jual beauty care dan beauty stuff. Tapi yang penting, sebelum di jual akan saya coba dulu. Kalau aman dan memang manjur, saya akan menjualnya. Manusia bukan kelinci percobaan. Kalau hanya ingin untung, kasihan para customer yang nantinya kenapa-kenapa akibat produk yang kami jual.
3. @LFS_perfumes : Ini pecahan dari OS nomor 2. Insha Allah juga dirintis mulai akhir tahun 2015 atau awal tahun 2016.
4. @LFS_clothes : Ini khusus baju modis. Ya baju-baju model Korea atau baju modis lainnya. Insha Allah di rintis mulai pertengahan atau akhir tahun 2016. Nantinya baju yang dijual ada yang ready stock dan yang Pre Order. Kebetulan ada sahabat yang Ibunya mahir menjahit dan dia mengajakku untuk usaha bersama.
5. @LFS_hijab : Ini sama halnya dengan OS nomor 4 namun khusus wanita berhijab. Insha Allah juga akan dirintis mulai akhir tahun 2016.
6. @LFS_modisty : Ini khusus sepatu, aksesoris dll. Khusus aksesoris Insha Allah akan saya import. Insha Allah akan dirilis mulai awal tahun 2017.
7. @mbakcentil atau nama lainnya yang masih saya fikirkan. Mbak Centil ini akan saya jadikan brand untuk produk masker wajah, masker rambut, lulur, sampo dll. Karena background saya dari Jurusan Kimia, maka saya Insha Allah akan membuat semua ini dengan modal ilmu yang selama ini saya dapatkan di bangku kuliah. Saya akan membuat produk itu dengan bahan-bahan yang alami namun khasiatnya tak bisa diragukan. Insha Allah akan saya liris pada pertengahan atau akhir tahun 2017.

Nah, itulah sebagian mimpi saya. Memang saya ini uang saya masih belum cukup. Tapi seperti yang saya bilang di atas. Tak ada yang tak mungkin jika kita berusaha dan tetap mencuci uang kita. Ga usah takut kalau uang kita habis karena kita cuci. Justru uang kita nantinya akan Allah lipat gandakan. Bismillah Ya Allah, semoga semua ini akan benar terjadi. Semoga saya bisa terus survive dan usaha saya semakin besar. Nantinya jika usaha ini semakin besar, saya akan memperkerjaan para kerabat dan tetangga saya yang masih mengganggur. Saya juga ingin membantu mereka secara finansial dan semoga mimpi ini akan terwujud dan bukan hanya sekedar mimpi lagi. Aamiin aamiin aamiin ya Allah :)

_sambungan mimpinya besok aja ya. masih banyak harapan dan mimpi yang belum di share disini_

Saturday, 14 February 2015

All About My Dreams


Mimpi.
Setiap orang pasti punya mimpi.
Bermimpi adalah suatu hal yang sangat menyenangkan.
Bermimpi juga merupakan bagian dari doa yang suatu saat bisa terlaksana.
Lagipula, bermimpi itu adalah hal yang wajar dan gratis bukan ?
Pada kesempatan ini, aku akan mengungkapkan semua impianku.
Impian yang justru baru tumbuh kuat beberapa tahun terakhir ini.
Aku yakin, suatu saat mimpiku ini akan tercapai. 
Itupun jika Allah mengizinkan.
Karena aku percaya, tak ada daya dan upaya jika Allah tidak mengizinkan.

Berikut list mimpi-mimpiku :

1. To be an Entrepreneur
            Saat ini aku memang masih kuliah tapi Insya Allah tahun ini aku wisuda, doain ya semua. Aamiin aamiin aamiin ya rabbal alaamiin. Tapi sejak Juli 2012 aku sudah memulai usaha bisnis online. Usaha ini aku berawal dari diriku yang saat itu ingin belanja tapi males untuk ke mall. Maklum, jarak dari kosanku dengan Mall cukup jauh. Saat melihat harga murah yang nampaknya si penjual adalah supplier pertama, temanku tanpa sengaja berucap, "Murah banget ya di online shop ini. Model sama tapi jauh lebih murah. Berarti yang jual dengan harga mahal, untungnya banyak juga ya". Ucapan temanku saat itu tiba-tiba memunculkan hasrat dari diriku untuk menjual barang-barang tersebut. Tapi masalah pertama muncul, saat itu aku sangat tidak paham bagaimana cara menentukan harga jual. Hingga akhirnya aku bertanya kepada temanku sewaktu SMA yang kebetulan kuliah di jurusan Manajemen. Dia pun akhirnya memberitahu aku bagaimana cara menaikkan harga dan memromosikan barang jualanku. Satu masalah pun selesai. Masalah kedua adalah aku tidak berani menyetok barang, apalagi aku masih kuliah. Pikiranku saat itu, "kalau tidak habis bagaimana ? waktu buat ngirim gimana ? dll". Hingga akhirnya setelah aku menjelajah dengan Eyang Google, masalah keduapun selesai. Akhirnya aku pun mulai berjualan online. Tanpa kuduga, ternyata penghasilanku dari berjualan online cukup banyak hingga aku akhirnya mengganti rekening yang bisa mengakses internet banking dan banyak yang menggunakannya. Saking asyiknya berjualan, aku yang royal pun senang sekali membelikan Ibu dan Ayahku hadiah. Awalnya Ayah tidak tahu kalau aku berjualan. Hingga akhirnya ketika Ibu meninggal, aku pun berterus terang kepada Ayah. Ayah bingung darimana aku mendapatkan uang untuk membelikan Ibu baju Lebaran. Ayah pun akhirnya mengizinkanku untuk berjualan namun tetap memintaku untuk tetap fokus belajar. Banyak sekali lika-liku dalam usahaku ini. Tertipu puluhan juta pun pernah. Tapi sudahlah, aku ingin membuka lembaran baru.
            Sejak aku berjualan online, aku tidak pernah meminta uang jajan ke Ayah. Kecuali jika orderan benar-benar tidak ada dan aku tidak ada uang sama sekali. Tapi setidaknya Alhamdulillah aku bisa menghidupi diriku disini (rantau) dengan uangku sendiri. Uang buat makan, buat beli ini itu dan semua kebutuhanku disini adalah uang sendiri. Bahkan pernah beberapa kali ketika Ayah sedang tidak kerjaan, Ayah minta uang kepadaku. Alhamdulillah kalau aku sedang ada lebih, aku pasti juga memberikan Ayah. Kalau aku lagi ada rezeki banyak, aku sering membelikan Ayah sesuatu. Dari kecil, kalau aku punya uang (dulu uang jajan yang ditabung) aku pasti memberikan Ibu dan Ayah hadiah. Makanya kalau sekarang aku sudah punya uang sendiri, aku tak pernah ragu untuk membelikan Ayah hadiah (karena Ibu sudah tidak ada). 
            Berjualan itu sangat fluktuatif untungnya. Kadang ada, kadang jarang dan kadang tidak ada sama sekali. Tapi aku tetap bersyukur atas rezeki yang Allah berikan. Bahkan rekanku sampai bilang bahwa sebenarnya bakatku adalah berdagang. Hahahahhaha aamiin aamiin aamiin. Nah, sekarang aku sudah mulai kirim barang sendiri. Jadi kalau ada yang pesan dan sudah transfer, aku langsung memesan barangnya ke distributorku dan ketika barang sampai di rumah, Ayahku langsung mengirimkan barang itu. Alhamdulillah sekarang juga sudah pakai stiker pengiriman sendiri :D Aku bersyukur sekali dengan kondisiku yang sekarang. Sudah sekitar 3 bulan terakhir, pemasukanku justru lebih banyak dari jualan yang sekarang ini. Walaupun customer harus menunggu barang dikirim 3 hari setelah transfer, Alhamdulillah mereka mau mengerti. Jualanku dengan sistem dropship (seperti awal mula berjualan) sudah hampir sebulan ini sepi pembeli. Mungkin aku memang sudah harus mulai mengirim barang sendiri atau mungkin mencari barang jualan lain yang setidaknya bisa laku di pasaran. Tapi beginilah aku, selalu memutar otak jika orderan sepi. Ya mau gimana. Sejak Ibu meninggal, keuangan Ayah buruk sekali tapi dengan aku berjualan, setidaknya aku bisa sedikit meringankan beban keuangan Ayah. 
            - Jualanku pertama yang sedang sepi sekarang adalah jual binder custom. Ada binder, tas laptop, dompet, HPO dan sebagainya yang semua bisa custom. Ketika berjualan ini, aku bermimpi bahwa suatu saat aku ingin membuat percetakan sendiri. Aku pun sudah mulai giat mencari tahu harga mesin cetak dan semua kebutuhanku nantinya jika akhirnya aku membuat percetakan binder custom sendiri. Dengan membuka percetakan binder custom sendiri maka barang yang aku jual akan lebih murah, bukan ? Selain itu, aku bisa memperkerjakan tetanggaku untuk membantuku di dunia percetakan binder custom ini. Aku pun yang menyukai desain walaupun amatir, bisa mengekspresikan imajinasiku untuk mendesain binder custom ku nanti, ya semacam membuat katalog sendiri ala diriku. Semoga kalau percetakan ini berjalan lancar, aku ingin memperluas usahaku dengan mencetak beragam barang yang custom alias bebas desain sendiri. Barang tersebut antara lain, kaos, mug, pin, bantal, jam, puzzle, lampu tidur, dan barang lain yang bebas request desain. Sehingga nantinya aku bisa memiliki banyak reseller dan toko sendiri agar customer juga bisa memesan barang secara langsung.
            - Jualanku kedua yang sedang sepi sekarang adalah jual sweater rajutan. Saat ini banyak sekali penggila sweater yang menginginkan sweater murah tapi bahannya bagus. Sebenarnya bahan sweater yang ku jual sekarang ini not bad, apalagi dengan harga yang sangat murah. Tapi aku ingin suatu saat, aku bisa membuat konveksi sendiri. Selain aku bisa mengecek kualitasnya, aku juga bisa membuat desain yang cocok untuk remaja-remaja. Tentunya dengan harga jual yang murah juga. Sehingga nantinya aku bisa memiliki banyak reseller yang bisa melebarkan sayap usahaku dan toko sendiri agar customer juga bisa membeli barang secara langsung.
            Itulah rencana usahaku nanti jika ada rezeki dan Allah menunjukkan jalannya.
            Nah, usahaku yang sekarang sedang Alhamdulillah adalah berjualan beauty care. Lagi-lagi menjual ini berdasarkan diriku yang memang ingin merawat diri dan kebetulan aku mendapatkan supplier yang menjual barang dengan murah dan tentunya berkulitas. Awalnya aku mencobanya untuk diriku sendiri. Hingga ketika aku cocok, aku pun mulai menjualnya juga. Yang namanya perempuang pasti ingin merawat diri. Itulah hal yang membuat usahaku kini mulai bergerak maju. Walaupun customer harus menunggu pengiriman barang tapi Alhamdulillah orderan lancar. Alhamdulillah banyak customer yang cocok dan akhirnya repeat order. Walaupun tidak setiap hari ada orderan tapi aku tetap Alhamdulillah dengan hasilnya kini. Jika aku lulus kuliah, aku ingin mulai menyetok barang sendiri walaupun tidak banyak-banyak agar customer tidak lagi harus menunggu waktu pengiriman yang terhitung 3 hari setelah transfer. 
            Selain usaha dengan barang-barang seperti yang telah aku uraikan diatas, aku juga ingin suatu saat aku bisa membuat kos-kosan yang banyak disini, di area kampusku. Aku melihat banyak peluang jika aku membuka usaha disini. Selain usaha kos-kosan, aku ingin membuat toko semua daganganku dan membuat rumah makan disini. Disini kan penuh mahasiswa/i jadi Insya Allah nantinya akan menjadi peluang besar untuk usahaku ini. Lagipula aku juga sangat suka memasak, jadi aku bisa membuat resep-resep unik di rumah makanku nanti. Entah kenapa sejak keuangan Ayah menurun, aku ingin sekali menjadi seorang pengusaha. Aku nanti bisa memperkerjakan tetanggaku dan saudara-saudaraku yang belum bekerja.

2. To be a Writer
            Ya, aku sangat suka menulis. Seperti halnya sekarang ini, aku senang sekali menulis. Aku ingin suatu saat aku bisa membuat buku karanganku sendiri yang mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk orang banyak. Awalanya aku sangat menyukai puisi dan Ibu mulai melihat bakatku itu ketika aku kelas 3 SD dan aku membuatku Ibuku sebuah puisi cinta di Hari Ibu. Sejak itu, aku aktif menulis puisi dan bahkan aku kumpulkan dalam satu buku. Walaupun kini, bukunya sudah tidak tahu kemana. Padahal dulu, setiap 17-an, anak-anak di sekitarku seringkali membacakan tulisanku di panggung hiburan.

3. To be a Singer
            Nyanyiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii, suka banget nyanyi. Dari kecil, aku memang sering mewakili sekolahku untuk lomba menyanyi. Walaupun kadang kalah karena aku cadel "R". Katanya sih, artikulasiku jelek kalau aku cadel  -_- Alhamdulillah juga, pendengar suaraku di soundcloud sudah ribuan dan aku bersyukur sekali akan hal itu.

4. To be an Actress
            Hahahahah sejak kelas 2 SMP, aku sangat senang difoto dan menyukai kontes-kontes pemilihan model. Walaupun belum pernah menang :D Mungkin karena aku tidak tinggi. Tapi sampai sekarang, aku pengen banget jadi artis loh :D Lagipula wajahku ga jelek-jelek banget ko. Warna kulitku juga bersih. Ya kalau memang rezeki pasti ada jalannya ko ^_^

            Yaaaaaaaaaaaap itulah beberapa mimpiku. Bismillah, mudah-mudahan suatu saat nanti semua mimpi tersebut dapat terwujudkan. Aamiin aamiin aamiin ya rabbal alaamiin. Doain ya semuanya ^_^
              Tapi dibalik mimpi-mimpiku itu, Ayah tetap ingin aku menjadi PNS. Wallahu alam deh. Rezeki udah Allah yang atur. Kalaupun akhirnya aku bisa mewujudkan mimpiku diatas walau tidak bisa menjadi PNS, itu pasti sudah ketentuan dari Allah. Syukuri saja semua yang sudah Allah gariskan. Kalau memang rezekinya jadi PNS, aamiin aamiin aamiin ya Allah ^_^
Share On: