Buat
kamu FS yang kabarnya sekarang sedang daftar AU. Aku yakin kamu
marah kalau tahu aku menulis semua ini. Apalagi kamu juga sudah jauh melupakan
semuanya bukan ketika aku menghubungi teman-temannmu agar kita bisa sekedar berkomunikasi lagi ?? Aku sadar aku salah bersikap begitu. Namun aku rasa itu bukan karena
aku tidak berfikir dewasa, itu lebih kepada rasa ini ! Rasa yang ku berikan
padamu terlalu kuat "F". Rasa atas hubungan yang sebenarnya sudah berlalu
2tahun lalu.. Tapi "F", bukankah kamu tahu jika aku sudah mencintai orang
lain, aku hanya akan tertuju pada satu orang itu ? Maafkan aku yang masih
menyimpan semua rasa dan harapan ini.
Maafkan
aku yang seolah terus mengganggu hidupmu. Maafkan aku yang masih belum ikhlas
menerima semua keadaan kita. Maafkan aku atas rasa yang terlalu dalam ini yang
mungkin nantinya akan menyakiti pasangan barumu.. Aku sangat bangga menjadi
yang pertama untukmu. Tetapi aku lebih bangga dan bahagia jika dapat menjadi
yang terakhir pula untukmu. Karena aku yakin, setelah yang pertama masih ada
yang kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Tetapi jika sudah yang terakhir,
yaudah sudah berhenti cukup di terakhir..
Kamu
serba yang pertama untukku "F" dan aku juga orang pertama yang hadir di hidupmu. Kamu orang pertama yang percayakan hati kamu buat
aku. Orang pertama yang merangkai mimpi dan harapan bersama atas hubungan kita.
Orang pertama yang nonton dan jalan bareng sama aku. Orang pertama yang genggam
tangan aku. Orang pertama yang meluk aku dan orang pertama yang membuat diriku
berani untuk mendekatkan bibirku padamu. Jujur hingga detik ini aku masih belum
menerima semuanya karena alasan kita pisah masih belum logis. Apakah fisikku
seburuk itu di mata ibu kamu ?? Apakah aku terlalu hina untukmu hingga ibumu meminta kita berpisah ?? Wallahualam, hanya kamu dan Allah yang tahu cerita
sebenarnya di balik perpisahan kita.
"F",
maafkan aku yang masih belum berpindah dari posisiku sekarang. Ini bukan bicara tentang posisi ternyamanku saat ini dengan sikapku yang kamu fikir belum dewasa. Tetapi, aku hanya belum
menemukan sosok yang tepat untuk merapikan ruangan di setiap sudut hatiku yang sudah
hancur berantakan oleh kamu. Oleh hubungan kita 2 tahun lalu. Oleh semua
harapan dan mimpi kita yang kini sudah kamu lupakan. Oleh semua cinta dan
sayang yang pernah kamu curahkan sepenuhnya kepadaku. Kepada kamu "F", Sang
Pencerah Hatiku. Hingga detik ini dan sampai kapanpun, rasa ini tetap untukmu.
Dengan atau tanpa aku memilikimu, semua rasa ini tetap kamu pemenangnya. Aku
hanya berdoa supaya suatu saat nanti Allah memberikan kita kesempatan untuk
bersama lagi seperti 2 tahun lalu. Kalaupun kamu bukan tulang rusukku, ku harap
kamu bisa bahagia dengan tulang rusukmu kelak tanpa sedikitpun melupakan semua
tentang kita.
Satu
hal yang perlu kamu ketahui, aku begini karena aku terlalu setia dengan 1
orang. Move on dari kamu saja lama sekali ! Apalagi move on dari almh ibuku ???
Entah apapun yang kamu rasakan dan fikirkan nantinya terhadapaku, tapi
setidaknya aku bisa mengungkapkan semua ini. Walau dalam, Tulisan !!
Tetap semangaat :)
ReplyDeleteinsya Allah :)
ReplyDeletemakasih ya :)