Ads 468x60px

Saturday, 16 June 2012

Chapter IV


          Tak terasa, Satu Semeter telah di lalui oleh Andra. Nilai–nilai dalam raportnyapun cukup memuaskan. Saat liburan tiba, Andra hanya terdiam membisu di kamarnya tanpa berpergian bersama keluarganya. Di saat itu, jam berdetak sangat cepat. Hingga ia tak tersa bahwa kini sudah malam dan waktunya dia untuk memejamkan mata kecilnya, memasuki alam bawah sadarnya. Saat ia hampir terlelap di Pulau Kapuk, alias tidurnya, tiba–tiba handphone-nya-pun berdering. Tanda ada SMS baru yang masuk. Ternyata itu adalah SMS dari Ka Robi. Andra yang dalam keadaan setengah sadar, tiba–tiba langsung bersemangat membalas sms dari Ka Robi yang berbunyi,

“Met Bobo ya. Jangan lupa mimpi indah. Kalo bisa, mimpi_n aku ya ! Hehehe. Jangan lupa baca doa. OK ^_^  “

Andra langsung membalasnya dengan pesan,

          “Ok deh ka. Mimpi_n k2 ? Hehehe. Emangnya mau ya ? Ehem, emang ada apaan nih ? Kangen ya ma Andra ?  ^_^ “

Dan Andrapun terus asyik SMSan dengan Ka Robi. Hingga tak terasa waktu sudah larut malam. Dan merekapun menyudahi acara SMSan mereka.

Tiada hari tanpa SMSan dengan Ka Robi. Ka Robi pada mulanya mendapatkan nomor Andra dari salah satu panitia Lomba Menari kala Andra mengikuti lomba tahunan disekolahnya itu. Tak terasa, liburanpun menjadi momen mereka untuk PDKT alias PenDeKaTan. Hingga pada suatu hari, tepatnya malam minggu, Ka Robi akhirnya menyatakan perasaannya kepada Andra. Andra sangat bingung sekali harus mengatakan apa kepada Ka Robi karena dia pun sebenarnya belum pernah merasakan yang namanya pacaran. Jadi butuh banyak pertimbangan bila ia ingin menerima Ka Robi (maklum masih lugu dan polos :p). Setelah melewati bayak pemikiran untuk ke depannya, akhirnya Andrapun menerima Ka Robi untuk menjadi kekasih hatinya dan untuk jadi orang pertama yang menjalin hubungan spesial dengannya. Hari–hari diapun berlalu dengan indah bersama Ka Robi. Semua permasalahan dalam hubungan mereka, selalu mereka lalui dengan senyuman. Sehingga, hubungan merekapun langgeng sampai usia 4 bulan.
Tapi, tiba–tiba masalah besar menghampiri hubungan mereka. Seorang cewek anggun tapi misterius datang dalam hubungan mereka. Yaitu, mantannya Ka Robi. Setiap hari, Andra selalu SMSan dengan Ka Ida, mantannya Ka Robi. Tanpa terasa dan tanpa Andra sadari, ia telah tersihir oleh mantra jahat dari Ka Ida. Ternyata, Ka Ida tahu benar sifat Andra yang cepat pesimis dan ga enakan. Dengan mudah Ka Ida langsung menghancurkan hubungan Andra dan Ka Robi. Ka Ida memang tidak secara langsung menghancurkan hubungan mereka

************* Lanjut ke Chapter V ya ^_^ ********************

0 comments:

Post a Comment

Share On: