Seni bangsaku kini hanya menjadi butiran
debu
Terombang-ambing dalam derasnya ombak
Berlayar kesana kemari tak arah tentu
Mencari siapa pemilik sebenarnya
Seni yang dulu
kaya akan pesona
Seni yang dulu
indah di mata dunia
Kini telah sirna
oleh gemerlap dunia
Yang terus
mengikis ciri khasnya
Kesenian bangsaku yang dulu kaya
Kini telah rapuh di akui negara mereka
Kesenian bangsaku yang dulu rupawan
Kini telah redup oleh peralihan jaman
Andai kita bisa
menjaganya
Andai kita bisa
mempertahankannya
Ia pasti masih
mampu berdiri dengan bangga
Masih mampu
menunjukkan pada dunia, dia harta pusaka
Namun, kini seolah hanya khalayan yang
tak mungkin terwujud
Kesenian yang begitu beragam, sudah
hilang tanpa jejak
Tanpa ada yang berani melestarikannya
Tanpa ada yang berani berkata, “Ini
warisan bangsaku yang harus ku jaga”
Kita semua hanya
malu lalu berkata, “Ini jaman modern bukan jaman dulu”
Tapi ketahuilah
kawan, tanpa seni yang kalian fikir begitu usang
Indonesia hanya bagaikan rumah tanpa jendela
Yang tak akan
bisa dikenal dan dikagumi dunia
0 comments:
Post a Comment